Profile Padukuhan Dukuh

Dusun Dukuh merupakan salah satu dusun yang terletak di Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Wilayah ini berada di bagian barat Provinsi DIY dan termasuk dalam kawasan perbukitan Menoreh yang memiliki kontur tanah yang berbukit-bukit serta dikelilingi oleh hamparan alam yang masih asri dan alami.

Secara administratif, Dusun Dukuh termasuk dalam wilayah pedesaan dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani, pekebun, dan buruh harian. Selain itu, beberapa warga juga menjalankan usaha mikro seperti warung kelontong, peternakan skala kecil, serta pengrajin lokal. Karakter masyarakat Dusun Dukuh sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan budaya lokal yang masih kental, seperti tradisi kenduri, kerja bakti, serta kegiatan keagamaan.

Gambar ID

Geografis Padukuhan Dukuh

Secara geografis, Dusun Dukuh berada pada koordinat sekitar 7°41' LS dan 110°10' BT. Jarak dari pusat kota Wates (ibu kota Kabupaten Kulon Progo) kurang lebih 25 kilometer, dan dari Kota Yogyakarta sekitar 35 kilometer. Untuk mencapai dusun ini, akses jalan sudah cukup baik, meskipun beberapa ruas jalan menuju lokasi memiliki kondisi menanjak dan sempit karena kontur perbukitan. Dusun Dukuh memiliki luas wilayah kurang lebih 1,25 km² (125 hektar), yang terbagi dalam beberapa area pemukiman warga, lahan pertanian, tegalan, serta kawasan hutan dan perbukitan. Wilayah ini terdiri atas beberapa RT yang tersebar dalam pola permukiman yang mengikuti kontur alam.

Kondisi geografis Dusun Dukuh didominasi oleh perbukitan dan dataran tinggi, dengan ketinggian antara 200 hingga 500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Topografi yang berbukit menjadikan lahan pertanian sebagian besar berupa ladang kering (tegalan), meskipun ada juga sawah tadah hujan di beberapa titik dataran rendah. Sumber daya alam utama di wilayah ini adalah lahan pertanian, hasil kebun (pisang, kelapa, singkong, jagung), serta potensi kehutanan. Selain itu, terdapat beberapa mata air alami yang dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih dan irigasi sederhana oleh masyarakat setempat.

Potensi Padukuhan Dukuh

Padukuhan Dukuh memiliki beragam potensi yang dapat menjadi daya tarik sekaligus kekuatan desa. Dari sisi pariwisata, terdapat Wisata Bukit Beton yang menawarkan keindahan panorama alam sebagai tempat rekreasi masyarakat maupun pengunjung dari luar. Selain itu, terdapat Rompok, yaitu tempat penginapan dengan nuansa budaya Bali yang unik, memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Dari aspek pertanian, mayoritas masyarakat Padukuhan Dukuh bermata pencaharian sebagai petani padi, sehingga wilayah ini juga dikenal sebagai penghasil beras. Potensi pertanian yang kuat ini dapat mendukung ketahanan pangan serta membuka peluang untuk pengembangan agrowisata.

Gambar ID

Demografi Padukuhan Dukuh

Gambar ID

Padukuhan Dukuh dihuni sekitar 75 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 150 jiwa. Mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai buruh tani, mencerminkan karakter desa yang masih kental dengan sektor agraris. Dari sisi pendidikan, sebagian besar penduduk menamatkan pendidikan hingga tingkat SLTA. Komposisi penduduk berdasarkan usia menunjukkan keseimbangan antara kelompok usia produktif dan lanjut usia, dengan persentase lanjut usia mencapai sekitar 30%. Selain itu, dari total 75 KK terdapat sejumlah janda yang juga menjadi bagian dari dinamika sosial masyarakat.

Sarana & Prasarana

Padukuhan Dukuh memiliki beberapa sarana dan prasarana yang mendukung kehidupan masyarakat sehari-hari. Dari sisi keagamaan, penduduk Padukuhan terdiri dari sekitar 50% pemeluk agama Islam dan 50% non-Muslim. Walaupun demikian, sarana peribadatan yang ada hanya berupa masjid, yang berfungsi sebagai pusat kegiatan ibadah sekaligus ruang berkumpul warga dalam berbagai aktivitas sosial. Untuk kebutuhan dasar, masyarakat memanfaatkan sumber air yang menjadi penopang utama kegiatan rumah tangga maupun pertanian. Dalam bidang kesehatan, tersedia posyandu yang memberikan layanan kesehatan dasar, terutama bagi ibu dan balita. Sementara itu, untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, terdapat pos kamling yang dikelola secara gotong royong oleh masyarakat.

Kelembagaan & Organisasi

Dalam rangka memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Padukuhan Dukuh memiliki beberapa kelembagaan dan organisasi yang aktif bergerak di berbagai bidang. Terdapat Dasa Wisma, yang berperan dalam membangun kerja sama antar rumah tangga, terutama dalam kegiatan sosial, kesehatan, dan ekonomi keluarga. Selain itu, ada PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), yang menjadi wadah kaum ibu untuk berkontribusi dalam pengembangan keluarga sejahtera melalui berbagai program, seperti peningkatan keterampilan, pengelolaan kesehatan, hingga penguatan ekonomi rumah tangga. Tidak kalah penting, generasi muda juga turut berperan melalui organisasi Karang Taruna Ares Bhakti, yang menjadi wadah kreatifitas, pengembangan potensi, serta penggerak kegiatan sosial dan kepemudaan di padukuhan. Kehadiran organisasi-organisasi ini menunjukkan adanya semangat gotong royong, solidaritas, dan komitmen bersama dalam membangun Padukuhan Dukuh.

Budaya & Kearifan Lokal

Masyarakat Padukuhan Dukuh masih menjaga dan melestarikan tradisi serta kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas mereka. Salah satunya adalah seni Jatilan, sebuah kesenian tradisional yang biasanya ditampilkan pada acara tertentu sebagai hiburan sekaligus wujud pelestarian budaya Jawa. Selain itu, terdapat tradisi kenduri, yaitu kegiatan doa bersama dan makan bersama warga sebagai bentuk rasa syukur, kebersamaan, serta mempererat tali silaturahmi antar masyarakat. Kedua tradisi ini tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan keharmonisan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Gambar ID

Visi Padukuhan Dukuh

Dengan semangat kegotongroyongan mewujudkan masyarakat Padukuhan Dukuh yang bertaqwa, aman, tentram, sejahtera, bermartabat dan guyub rukun santosa.

Misi Padukuhan Dukuh

01

Peningkatan tata kelola pemerintahan desa menuju pelayanan prima / smart service, transparansi anggaran serta melayani dengan sepenuh hati

02

Pemerintahan lebih terbuka, transparan, merujuk mengacu kepada ideologi serta semangat bernegara kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan amanat konstitusi dan UUD NRI 1945

03

Optimalisasi potensi dusun dalam membina potensi dan kekuatan masyarakat desa

04

Optimalisasi pemberdayaan potensi sosial dan kesejahteraan masyarakat melalui BUMDes dan wisata desa

05

Optimalisasi pembangunan partisipatif berbasis masyarakat bidang infrastruktur, ekonomi, kesehatan, pendidikan, keagamaan, sarana dan lingkungan desa

06

Kemandirian upaya mewujudkan ketahanan, ketentraman umum dan perlindungan masyarakat

07

Optimalisasi upaya pelestarian lingkungan hidup untuk kelestarian alam dan desa wisata

08

Pelayanan, perlindungan dan pemberdayaan sosial masyarakat khususnya warga rentan, warga miskin, lansia, yatim/piatu, disabilitas dan anak terlantar

09

Peningkatan kewaspadaan dini masyarakat desa yang tangguh dan tanggap bencana.

Lokasi Kami